:;">Responsive Advertisement

Retreat Rohani Yayasan Biji Sesawi Diikuti Lebih dari 600 Siswa, Angkat Tema “Speak Life”

Ketua Panitia Retreat, Jarmim Kogoya saat ditemui wartawan di Wamena, Selasa (25/8/2026).

SUARABALIEMPAPUA – Yayasan Biji Sesawi menggelar kegiatan retreat rohani tahunan yang melibatkan lebih dari 600 siswa dari tiga satuan pendidikan, yakni SMP Kristen Biji Sesawi, SMA Kristen Biji Sesawi, dan SMTK Biji Sesawi, di Wamena, Selasa (26/8/2026). 

Diketahui kegiatan tersebut akan berlangsung selama empat hari dan diikuti juga oleh para guru dari masing-masing sekolah.

Ketua Panitia Retreat, Jarmim Kogoya, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sekali setiap tahun untuk membangun karakter dan kehidupan rohani para siswa.

“Peserta yang mengikuti retreat tahun ini berjumlah sekitar 600 lebih siswa dari jenjang SMP, SMA, dan SMTK. Selain siswa, sejumlah guru juga turut mengambil bagian dalam kegiatan ini,” ujar Jarmim Kogoya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Menurutnya, hari pertama retreat diawali dengan registrasi peserta sejak pukul 08.00 WIT, kemudian dilanjutkan dengan ibadah bersama mulai pukul 10.00 WIT. Setelah makan siang, kegiatan akan berlanjut hingga sore hari dengan pelaksanaan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR).

Selama beberapa hari ke depan, peserta akan mengikuti berbagai materi pembinaan yang dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIT. Setelah istirahat dan makan siang, kegiatan kembali dilanjutkan dengan penyampaian materi serta KKR hingga sekitar pukul 17.00 WIT.

Sementara pada hari terakhir, Jumat, kegiatan akan diisi dengan aktivitas luar ruangan berupa pawai atau perjalanan bersama mengelilingi sejumlah titik di Kota Wamena sebelum kembali ke lokasi awal. Setelah itu seluruh peserta akan dipulangkan.

Jarmim menjelaskan bahwa tema besar retreat tahun ini adalah “Speak Life” atau “Berkata yang Menghidupkan”. Tema tersebut bertujuan mendorong para siswa untuk menggunakan kata-kata yang membangun, memberi semangat, dan membawa dampak positif bagi sesama.

“Setelah mengikuti retreat ini, kami berharap setiap peserta dapat menggunakan kata-kata yang membangun, bukan kata-kata yang menjatuhkan. Misalnya mengatakan ‘kamu pintar’, ‘kamu hebat’, ‘kamu punya masa depan’, dan kata-kata positif lainnya yang dapat menguatkan sesama,” katanya.

Ia menambahkan bahwa tema “Speak Life” merupakan tema yang ditetapkan oleh pusat MSC di Malang dan digunakan secara serentak oleh seluruh sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Biji Sesawi dan jaringan pelayanan terkait.

Dalam pelaksanaannya, setiap pemateri akan menyampaikan subtema yang berbeda namun tetap berfokus pada tema utama “Speak Life”. Materi yang diberikan meliputi motivasi, pengembangan karakter, serta pembinaan rohani bagi peserta dari kelas VII SMP hingga kelas XII SMA dan SMTK.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya mengalami pertumbuhan rohani, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.(*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama