Dispora Jayawijaya Dorong Pemuda Kembangkan Usaha, Siapkan Modal Rp20 Juta

PLT Kepala Dispora Jayawijaya Narson Wetipo saat diwawancarai wartawan di Wamena, Rabu (9/9/2026).

WAMENA, SBP NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mendorong pemuda-pemudi di daerah tersebut untuk mengembangkan potensi usaha yang dimiliki melalui kegiatan pelatihan wirausaha muda.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayawijaya, Narson Wetipo, mengatakan kegiatan tersebut secara khusus ditujukan bagi pemuda-pemudi yang telah memiliki usaha maupun potensi untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Menurut Narson, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya juga memiliki program yang berkaitan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendorong masyarakat mengembangkan usaha. Karena itu, Dispora Jayawijaya turut mengambil bagian dalam mendorong lahirnya wirausaha muda di kalangan pemuda.

“Dinas Pemuda dan Olahraga juga mendorong wirausaha muda, khususnya pemuda-pemudi yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Kami melatih mereka supaya bisa mengembangkan dirinya melalui usaha-usaha yang sedang mereka lakukan di tempat masing-masing,” ujarnya di Wamena, Rabu (9/9/2026).

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut bertujuan agar para peserta mampu menggali dan mengembangkan potensi usaha yang mereka miliki sehingga dapat menjadi lebih mandiri serta mampu bersaing secara sehat dengan pelaku usaha lainnya.

“Kami harap melalui kegiatan yang kami lakukan sampai hari Jumat, mereka bisa mengambil hikmah dan pengetahuan dari pelatihan ini, kemudian kembali dan mengembangkan usaha mereka. Itu tujuan kami dari Dinas Pemuda dan Olahraga,” katanya.

Selain pelatihan, Dispora Jayawijaya juga akan memberikan bantuan modal usaha kepada para peserta. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mengembangkan usaha masing-masing.

Narson menyebutkan, nilai bantuan modal usaha yang akan diberikan kepada peserta rata-rata sekitar Rp20 juta lebih. Setelah bantuan diberikan, pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap perkembangan usaha para penerima.

“Kami akan memberikan modal usaha supaya dengan modal ini mereka bisa mengembangkan usaha. Setelah kami memberikan modal usaha, kami akan monitor usaha mereka masing-masing, apakah mereka benar-benar mau mengembangkan usaha itu atau tidak,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan pelatihan tersebut diikuti sebanyak 35 peserta. Jenis usaha yang dijalankan peserta juga beragam dan tidak ditentukan oleh pihak dinas.

“Tidak ditentukan, tetapi namanya usaha muda. Pemuda-pemuda yang ada sekarang ini sudah punya usaha, seperti usaha kios, usaha lebah madu, usaha kopi, usaha ternak, dan lain sebagainya,” ungkap Narson.

Narson mengatakan, pelaksanaan kegiatan dan dukungan modal usaha tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Melalui program tersebut, Dispora Jayawijaya berharap para pemuda tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Dengan demikian, pemuda di Kabupaten Jayawijaya diharapkan dapat menjadi pelaku usaha yang mandiri, produktif, dan mampu menciptakan peluang ekonomi di daerah.(*)

Posting Komentar

0 Komentar