WAMENA, SBP NEWS – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Pegunungan mulai mematangkan persiapan pelantikan pengurus KONI di delapan kabupaten yang dijadwalkan berlangsung pada 20 November 2026 di Wamena. Kegiatan tersebut akan dilanjutkan dengan bimbingan teknis (Bimtek) pada 21 November 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pimpinan KONI Provinsi Papua Pegunungan bersama para koordinator bidang yang berlangsung di Wamena, Selasa (20/10/2026) malam.
Ketua Harian KONI Provinsi Papua Pegunungan, Paul Wetipo, mengatakan pelantikan pengurus KONI di delapan kabupaten menjadi salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat tersebut.
“Salam olahraga. Hari ini, tanggal 20 Oktober 2026, kami baru saja selesai melakukan rapat pimpinan KONI bersama ketua-ketua bidang untuk membahas beberapa agenda penting. Agenda pertama yang kami bahas adalah terkait pelantikan pengurus KONI di delapan kabupaten,” kata Paul Wetipo usai rapat.
Ia menjelaskan, surat keputusan (SK) kepengurusan KONI di delapan kabupaten telah ditandatangani Ketua Umum KONI. Dengan demikian, persiapan pelantikan menjadi tahapan selanjutnya agar seluruh pengurus dapat segera menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi.
“Sekitar dua sampai tiga minggu lalu, SK-nya sudah selesai dan ditandatangani oleh Ketua Umum. Kami berharap seluruh pengurus KONI di delapan kabupaten sudah menerima SK tersebut. Sekarang kami sudah sepakat membentuk panitia yang akan mengurus seluruh persiapan pelantikan secara terperinci,” ujarnya.
Paul mengatakan, berdasarkan hasil rapat, pelantikan pengurus KONI di delapan kabupaten direncanakan dipusatkan di Wamena. Panitia yang telah dibentuk akan mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menyebutkan, apabila tidak ada perubahan jadwal, pelantikan akan dilaksanakan pada 20 November 2026 dan dilanjutkan dengan Bimtek pada keesokan harinya.
“Kalau tanggal 20 November jadi dilaksanakan, maka hari pertama adalah pelantikan, kemudian tanggal 21 November dilanjutkan dengan Bimtek. Kalau ada perubahan jadwal, tentu akan kami sampaikan,” katanya.
Menurut Paul, Bimtek menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut karena bertujuan memberikan pemahaman kepada setiap pengurus mengenai tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing bidang.
Dengan pembekalan tersebut, para pengurus diharapkan dapat menjalankan program kerja secara terarah setelah kembali ke kabupaten masing-masing.
“Bimtek ini sangat penting karena di dalamnya akan diarahkan mengenai tugas masing-masing bidang. Jadi, setelah pelantikan dan kembali ke daerah, setiap pengurus bisa langsung bekerja sesuai dengan bidangnya masing-masing,” jelasnya.
Lebih lanjut, Paul mengajak seluruh pengurus KONI di delapan kabupaten untuk memperkuat kerja sama dan koordinasi dalam menghadapi berbagai agenda olahraga, terutama persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ia menegaskan, pembinaan olahraga membutuhkan keterlibatan seluruh pengurus, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Pembagian tugas yang jelas dinilai penting untuk mendukung pembinaan atlet secara terarah dan berkelanjutan.
“Kami mohon kerja sama dari seluruh pengurus di delapan kabupaten. Agenda besar ke depan, terutama menuju Pra-PON dan PON, membutuhkan kerja sama semua pihak. Setiap kabupaten memiliki tugas yang harus dilaksanakan,” tegasnya.
Paul menambahkan, panitia akan menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai teknis pelantikan dan agenda lanjutan setelah seluruh persiapan dimatangkan.
Melalui pelantikan dan Bimtek tersebut, KONI Provinsi Papua Pegunungan berharap koordinasi organisasi olahraga di tingkat provinsi dan kabupaten semakin solid. Dengan demikian, program pembinaan atlet dapat berjalan lebih efektif guna meningkatkan prestasi olahraga Papua Pegunungan di tingkat nasional.(*)

0 Komentar