KARUBAGA, SBP NEWS – Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kabupaten Tolikara bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua menggelar pelatihan penyusunan kurikulum muatan lokal (Mulok) Bahasa Lani di Aula SD Negeri Karubaga, Kabupaten Tolikara, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah guru dan pengawas sekolah untuk merancang kurikulum muatan lokal Bahasa Lani yang terintegrasi, terstruktur, serta memiliki landasan hukum yang jelas.
Penyusunan kurikulum ini diharapkan menjadi pedoman pembelajaran Bahasa Lani pada jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Ketua Panitia Pelaksana, Rudi Hartono, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menentukan arah pengembangan kurikulum muatan lokal Bahasa Lani di Kabupaten Tolikara.
Menurutnya, penyusunan kurikulum harus dilakukan secara terencana agar materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik, tahapan pembelajaran, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Saya berharap kegiatan ini benar-benar menghasilkan draf kurikulum yang dapat menjadi acuan, termasuk bahan ajar atau materi pembelajaran yang disusun berdasarkan fase A sampai E, sesuai kebutuhan peserta didik dan ketentuan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2025,” ujar Rudi.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Adi Wibowo, S.H., Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Tolikara, yang hadir mewakili Bupati Tolikara.
Turut hadir jajaran Inspektorat, Kepala Bidang SMP, Kepala Bidang SD, serta Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kabupaten Tolikara.
Penyusunan draf kurikulum dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 23–24 Oktober 2026. Kegiatan tersebut difokuskan pada pembahasan dan perumusan draf kurikulum sesuai agenda yang telah disiapkan panitia.
Salah satu peserta kegiatan, Midiles Kogoya, S.M., Gr., guru muatan lokal di SMP YPPGI Karubaga, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pendidikan dan Perpustakaan dalam mendorong penyusunan kurikulum Bahasa Lani yang lebih terarah.
Ia mengungkapkan, selama tiga tahun terakhir pembelajaran muatan lokal Bahasa Lani di sekolah masih menghadapi keterbatasan bahan ajar.
Dalam proses pembelajaran, para guru selama ini memanfaatkan berbagai sumber yang tersedia, di antaranya kamus Bahasa Lani, buku matematika berbahasa Lani yang ditulis Withen Kolago, serta buku tentang kebudayaan suku Lani karya Sepi Wanimbo.
“Kami selama tiga tahun terakhir mengajar peserta didik dengan bahan ajar yang masih terbatas. Karena itu, saya senang dan mendukung program pemerintah melalui Dinas Pendidikan ini. Menurut saya, ini merupakan langkah yang baik agar bahasa, budaya, dan seni orang Lani tidak sampai punah pada tahun-tahun mendatang,” ungkap Midiles.
Ia berharap penyusunan kurikulum tersebut dapat menghasilkan pedoman pembelajaran yang jelas dan dapat digunakan oleh para guru di berbagai jenjang pendidikan.
Menurutnya, pembelajaran Bahasa Lani tidak hanya berfokus pada kemampuan berbahasa, tetapi juga menjadi sarana pewarisan nilai-nilai budaya, pengetahuan lokal, serta identitas masyarakat Lani kepada generasi muda.
Penyusunan kurikulum muatan lokal Bahasa Lani menjadi salah satu upaya memperkuat peran pendidikan dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah dan kebudayaan lokal di Kabupaten Tolikara.
Kurikulum yang terencana diharapkan membantu guru melaksanakan pembelajaran secara lebih sistematis sekaligus menyediakan acuan materi yang sesuai dengan perkembangan peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kabupaten Tolikara bersama BPMP Provinsi Papua diharapkan dapat mendorong penyusunan draf kurikulum yang selanjutnya ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Dengan dukungan pemerintah, tenaga pendidik, pengawas sekolah, serta masyarakat adat, pengembangan muatan lokal Bahasa Lani diharapkan menjadi bagian penting dalam menjaga bahasa, seni, dan kebudayaan Lani agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.(*)

0 Komentar