WAMENA, SBP NEWS – Panitia Pelaksana Konferensi Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Munak Tahun 2026 menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, atas dukungan bantuan dana sebesar Rp50 juta yang diberikan untuk mendukung pelaksanaan konferensi tersebut.
Bantuan yang disalurkan melalui Badan Pengurus Wilayah (BPW) IV GKII dan kemudian diteruskan kepada Pengurus Daerah Munak itu dinilai sangat membantu panitia dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis maupun operasional menjelang pelaksanaan konferensi.
Ketua Panitia Konferensi GKII Daerah Munak Tahun 2026, Amos Wenda, mengatakan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kegiatan keagamaan yang berlangsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi panitia untuk bekerja lebih maksimal demi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan konferensi.
“Kami dari Panitia Konferensi GKII Daerah Munak Tahun 2026 mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya atas bantuan dana Rp50 juta untuk menyukseskan kegiatan Konferensi Daerah Munak. Tuhan Yesus memberkati,” ujar Amos Wenda, Senin, (28/9/2026).
Ia menambahkan, dukungan yang diberikan pemerintah daerah mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual.
Panitia berharap kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara GKII dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa mendatang. Melalui penyelenggaraan Konferensi GKII Daerah Munak Tahun 2026, diharapkan lahir berbagai program pelayanan yang semakin memperkuat pembinaan kerohanian umat serta mendukung pembangunan karakter masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, panitia optimistis pelaksanaan Konferensi GKII Daerah Munak Tahun 2026 dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan membawa manfaat bagi gereja maupun masyarakat luas.(*)

0 Komentar