Pemkab Jayawijaya Salurkan 15 Ton Beras untuk Warga di Enam Kampung Distrik Walelagama

 

Dinas Ketahanan Pangan saat menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat di Distrik Walelagama, Senin (7/9/2026).

WAMENA, SBP NEWS - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat di Distrik Walelagama, Senin (7/9/2026).

Bantuan tersebut merupakan program pemerintah yang bersumber dari Badan Pangan Nasional dan disalurkan melalui Bulog Wamena. Sebanyak 15,87 ton beras diberikan untuk memenuhi alokasi bantuan pangan selama Juli, Agustus, dan September.

Bantuan itu diperuntukkan bagi masyarakat di enam kampung yang berada di wilayah Distrik Walelagama.

Perwakilan pemerintah mengatakan, penyaluran bantuan pangan dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah.

“Harapan pemerintah, pendistribusian bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini juga diharapkan tidak diperjualbelikan karena memang dikhususkan untuk masyarakat setempat,” ujar perwakilan pemerintah saat ditemui wartawan MJ.

Pemerintah juga berharap bantuan pangan tersebut dapat diterima dan dimanfaatkan masyarakat sesuai peruntukannya. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kekeringan dan potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

Sementara itu, Mewakili Kepala Distrik Walelagama Hamuki Itlay mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terhadap masyarakat melalui bantuan tersebut.

Ia menjelaskan, beras yang diterima selanjutnya akan disalurkan melalui kepala-kepala kampung untuk dibagikan kepada masyarakat secara merata.

“Kami atas nama pemerintah distrik mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya atas bantuan beras ini. Kami berharap masyarakat dapat mengonsumsi bantuan tersebut dan tidak memperjualbelikannya,” katanya.

Selain penyaluran bantuan pangan, pemerintah distrik turut menyoroti kondisi kekeringan serta ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Walelagama.

Masyarakat diimbau bersama-sama menjaga lingkungan, terutama kawasan hutan dan lahan yang hingga kini masih belum terdampak kebakaran.

“Kita harus menjaga keamanan dan kawasan hutan yang masih belum terbakar bersama-sama, supaya tidak menghabiskan seluruh hutan dan lingkungan kita,” ujarnya.

Terkait dampak kebakaran, pemerintah distrik mengakui belum memiliki data pasti mengenai jumlah maupun luas lahan dan kawasan hutan yang telah terbakar.

Ditempat yang sama Intelektual Distrik Walelagama, Deni Hisage, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Dinas Ketahanan Pangan, dan Bulog atas bantuan yang diberikan.

Menurut Deni, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat karena kekeringan ekstrem telah berdampak langsung terhadap kebun dan mata pencaharian warga yang sebagian besar bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan.

“Kami mengalami musibah kekeringan yang cukup ekstrem. Kebun-kebun kami sudah kering, sehingga bantuan pemerintah sangat membantu masyarakat,” kata Deni.

Ia menilai kekeringan dan kebakaran yang terjadi merupakan bencana alam yang berada di luar perencanaan pemerintah distrik. Karena itu, bantuan pangan menjadi penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan di tengah kondisi tersebut.

“Walaupun mungkin hanya satu atau dua kilogram, bagi masyarakat itu sudah cukup membantu. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, Dinas Ketahanan Pangan, dan Bulog,”tutupnya.(*)

Posting Komentar

0 Komentar