Peringati Hari Literasi Internasional, SPWP Wamena Gelar Diskusi Publik dan Lapak Baca

WAMENA, SBP NEWS – Dalam rangka memperingati Hari Literasi Internasional, Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) Wilayah Wamena menggelar diskusi publik dan Lapak Baca dengan tema “Implementasi Program MBG di Indonesia dan Papua”, di Wamena, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk membahas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia, khususnya di Papua, sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi menjelang aksi nasional yang direncanakan berlangsung pada 15 September 2026.

Sekretaris SPWP Wilayah Wamena, Sehan Kabak, mengatakan kegiatan diskusi publik tahap kedua tersebut merupakan bagian dari upaya konsolidasi bersama pelajar dan masyarakat untuk menyampaikan tuntutan mereka.

“Pada tanggal 8 September 2026, kami Solidaritas Pelajar West Papua menggelar diskusi publik tahap kedua. Ini juga merupakan konsolidasi menuju aksi nasional tanggal 15 September 2026,” kata Sehan.

Ia menyampaikan, dalam aksi tersebut SPWP membawa tuntutan untuk menghentikan program MBG dan memperjuangkan pendidikan gratis di seluruh Indonesia dan Papua.

Menurut Sehan, perjuangan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab organisasi, tetapi membutuhkan keterlibatan pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, serta seluruh masyarakat Papua yang berada di Wamena dan wilayah Lapago.

Karena itu, ia mengimbau seluruh pelajar di Papua Pegunungan untuk mempersiapkan diri dan bersama-sama mengikuti aksi yang akan digelar pada 15 September 2026.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelajar yang ada di Papua Pegunungan agar menyiapkan diri untuk sama-sama turun aksi,” ujarnya.

Sehan menegaskan bahwa salah satu tuntutan utama yang akan disuarakan dalam aksi tersebut adalah pendidikan gratis di seluruh Indonesia, termasuk di Papua.

Diskusi publik dan Lapak Baca ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi pelajar dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman terhadap berbagai persoalan pendidikan dan kebijakan pemerintah yang berdampak pada masyarakat Papua.(*)

Posting Komentar

0 Komentar