![]() |
| Ketua Gerakan Literasi Mencerdaskan Anak Negeri Papua Pegunungan (GLMANPP), Sepi Wanimbo. |
WAMENA, SBP NEWS – Ketua Gerakan Literasi Mencerdaskan Anak Negeri Papua Pegunungan (GLMANPP), Sepi Wanimbo, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Papua Pegunungan, Anthoni Mirin, atas perhatian dan dukungannya terhadap pengembangan literasi di wilayah Lapago.
Menurut Sepi Wanimbo, selama ini berbagai komunitas literasi yang bergerak di wilayah Lapago berjalan secara mandiri dengan keterbatasan dukungan dan keterlibatan pemerintah daerah.
Namun, melalui kegiatan peningkatan kapasitas dan sosialisasi budaya baca yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Papua Pegunungan, para pegiat literasi mulai mendapat ruang untuk berkolaborasi dan berkembang.
“Selama ini komunitas literasi di Lapago berjalan sendiri-sendiri. Kami sangat mengapresiasi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Papua Pegunungan yang telah membuka ruang dan merangkul para pegiat literasi melalui kegiatan peningkatan kapasitas dan sosialisasi budaya baca,” ujar Sepi Wanimbo di Wamena, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, mulai 30 September hingga 1 Oktober 2026, bertempat di Gedung GKI Wamena.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Papua Pegunungan mengundang para pemerhati literasi, siswa-siswi tingkat SMP dan SMA, serta guru pendamping untuk mengikuti berbagai materi yang disampaikan sejak hari pertama hingga penutupan.
Empat narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut untuk membahas pentingnya budaya baca serta strategi meningkatkan minat membaca di tengah masyarakat Papua Pegunungan.
Sepi menilai materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi para peserta karena dapat memperkuat pemahaman sekaligus memberikan motivasi untuk membangun budaya membaca di kalangan generasi muda Lapago.
“Melalui materi yang disampaikan, peserta memperoleh pengetahuan baru dan motivasi untuk terus meningkatkan budaya baca. Ini menjadi langkah penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas di Papua Pegunungan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Papua Pegunungan juga menyampaikan komitmennya untuk membangun perpustakaan daerah yang akan dipusatkan di Wamena sebagai ibu kota Provinsi Papua Pegunungan.
Selain itu, pihaknya berkomitmen memperkuat kerja sama dengan komunitas literasi, lembaga pendidikan, gereja, dan berbagai pihak yang selama ini aktif mengembangkan budaya baca di daerah.
Sepi menegaskan bahwa buku memiliki peran penting dalam membentuk karakter, memperluas wawasan, dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Karena itu, ia mendukung komitmen pemerintah untuk memperluas akses buku bacaan bagi masyarakat.
Menurutnya, Papua Pegunungan masih menghadapi keterbatasan ketersediaan buku bacaan. Oleh sebab itu, rencana penyaluran buku ke sekolah-sekolah dan komunitas literasi dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Ia berharap kegiatan pelatihan dan sosialisasi literasi seperti yang dilaksanakan saat ini dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang guna mendukung pembangunan manusia Papua Pegunungan yang memiliki kualitas pendidikan dan pengetahuan yang lebih baik.
“Literasi adalah fondasi pembangunan sumber daya manusia. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga mampu melahirkan generasi Papua Pegunungan yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tutupnya.

0 Komentar