![]() |
| Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S. Ip., M. Kp saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban di ruang kerjanya pada, Senin (12/10/2026). |
WAMENA, SBP NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta kepada keluarga duka untuk mendukung pelaksanaan pemakaman korban yang jasadnya ditemukan di Sungai Wouma beberapa hari lalu.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, S. Ip., M. Kp di ruang kerjanya pada, hari Senin 12 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu Ronny menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terhadap keluarga yang sedang berduka, khususnya dalam membantu pelaksanaan prosesi pemakaman sesuai dengan adat dan budaya setempat.
"Kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga korban dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan pemakaman adat, sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang tengah menghadapi musibah kehilangan anggota keluarganya,"katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/10/2026).
Lanjut dia mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap nilai-nilai adat dan budaya yang masih dipegang teguh oleh masyarakat Papua Pegunungan, terutama dalam pelaksanaan prosesi pemakaman.
"Dengan adanya bantuan tersebut, kami harap proses pemakaman dapat berjalan dengan baik sesuai tradisi dan ketentuan adat yang berlaku,"katanya.
Sementara itu Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Lanny Jaya, Tias Urnom Kogoya, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya atas bantuan yang diberikan dalam proses pemakaman jasad yang ditemukan di Sungai Kali Uwe beberapa hari lalu.
"Kami dari LMA Kabupaten Lanny Jaya menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Jayawijaya yang sudah membantu kami untuk menunjang proses pemakaman jasad saudara kami yang ditemukan di Kali Uwe," ujarnya
Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga korban dan masyarakat Lanny Jaya. Tanpa dukungan dari Pemkab Jayawijaya, proses pemakaman tidak akan berjalan dengan lancar.
Menurutnya, kejadian ini menunjukkan bahwa hubungan persaudaraan antara masyarakat Jayawijaya dan Lanny Jaya sangat kuat. Meski secara administratif berbeda kabupaten, namun secara adat dan kekeluargaan tetap satu.
"Kali Uwe ini kan wilayah perbatasan. Jadi kami sangat hargai kerja sama ini. Ini bukti bahwa Jayawijaya dan Lanny Jaya itu bersaudara," katanya.
Ia berharap kerja sama dan kepedulian antar pemerintah daerah di wilayah Lapago terus terjaga, terutama dalam hal-hal kemanusiaan seperti ini.(*)

0 Komentar